Perkembangan Ekonomi Digital Di Indonesia

ekonomi digital

Terakhir, Menkeu mengatakan bahwa untuk memunculkan potensi ekonomi digital di Indonesia maka perlu adanya regulasi proteksi dan policy yang mendukung, salah satu halnya adalah aturan mengenai perlindungan data konsumen. Hal ini disebut Menkeu sebagai hal yang sangat penting karena perkembangan data konsumen seiring dengan perkembangan ekonomi digital harus betul dijamin keamanannya. Selain itu, menurut data World Market Monitor, ekonomi digital diproyeksi menyumbang USD 155 miliar atau 9, 5 persen terhadap produk domestik bruto Indonesia pada 2025. Sumbangan itu terdiri atas peningkatan lapangan kerja senilai 35 miliar dolar AS atau 2, 1 persen PDB serta mendorong produktivitas 120 miliar dolar AS atau 7, 4 persen PDB. Terkait perkembangan ekonomi digital di Indonesia, Sigit menyoroti peluang dan tantangannya. Ia melihat, Indonesia memiliki modal membangun kekuatan ekonomi digital yang semakin besar. “Pada era ekonomi digital, penggunaan teknologi sudah menjadi keniscayaan untuk meningkatkan pengelolaan data dan informasi, mendorong keunggulan kompetitif perusahaan, ” ujar Direktur Pemasaran UII tersebut.

Kendati tidak sedikit juga yang mengatakan bahwa fase agen judi bola Indonesia masih “early stage”, setidaknya fondasinya sudah terbentuk dengan baik. Mengamati kembali pada satu dekade ke belakang, bisnis e-commerce dan ride-hailing mampu menjadi lokomotif industri yang baik, mereka memperluas cakupan digital savvy di Indonesia – baik dari kalangan konsumer maupun UKM.

Dari dua data diatas, dapat diprediksi bahwa e-commerce dan digital ekonomi kedepan akan mengalami perkembangan yang positif. Oleh karena itu, manfaatkanlah digitalisasi ekonomi dengan baik agar kebutuhan dan usaha Anda menjadi semakin berkembang. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Google dan Temasek, bahwa Asia Tenggara memiliki potensi pasar online yang sangat luar biasa besar untuk bisnis mendatang. Laporan tersebut menyebutkan pasar online di Asia Tenggara mencapai USD 200 miliar atau 2. 647 triliun di tahun 2025.

GMV untuk ekonomi internet di Asia Tenggara diproyeksikan akan melebihi $100 miliar. Ia menilai, laporan Google, Temasek, dan Bain and Company memvalidasi pembangunan ekonomi digital di Nusantara yang melewati semua negara di Asia Tenggara. “Berpotensi meloncat dan bisa dibandingkan dengan ekonomi-ekonomi digital besar lain di seluruh dunia, ” katanya.

Seluruh pelaku usaha diminta mengantisipasi pergeseran pola konsumsi masyarakat pasca pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan ekonomi digital. Kondisinya saat ini banyak pelaku bisnise-commercepemula baik perdaganganonlinemaupunstart-updigital dengan ide-ide segar dan inovatif yang kurang memiliki akses atau pendanaan untuk mengembangkan bisnisnya. Untuk itu, pemerintah akan mendorong tumbuhnyatechnopreneursbaru, baik dengan menggandeng mentor-mentortechnopreneursterkemuka, data center, technopark, serta memberikan pendanaan. Sedangkan bagi pelaku bisnis UKM diharapkan mampu naik tingkat menjadi pelaku usaha besar, bahkan menggurita hingga internasional. Dari data analisis Ernst & Young, dapat dilihat pertumbuhan nilai penjualan bisnisonlinedi tanah air setiap tahun meningkat 40 persen. Ada sekitar 93, 4 juta pengguna internet dan 71 juta pengguna perangkat telepon pintar di Indonesia.

Co-founder sekaligus Managing Partner di East Ventures Willson Cuaca mengatakan, pandemi virus corona mendongkrak transaksi di beberapa sektor seperti e-commerce dan platform penyedia kebutuhan sehari-hari. Nilai ekonomi digital di Indonesia tumbuh 11% dibandingkan tahun lalu (year on year/yoy), sementara Vietnam 16%. “Pertumbuhannya masih double digits, ” demikian dikutip dari laporan tersebut, yang dirilis Selasa (10/11). bahkan menyebut potensi ini mengakibatkan Indonesia bakal jadi negara dengan ekosistem ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengajak seluruh masyarakat dan juga pelaku usaha untuk bisa masuk ke dalam sistem ekonomi digital. Pada kesempatan itu, Menkeu juga sepakat bahwa sebenarnya Covid-19 juga memberikan peluang untuk terus mengembangkan transformasi digital. Menkeu menyebut bahwa dalam situasi pandemi ini, kegiatan belajar mengajar di sekolah maupun kampus dilaksanakan secara digital.

ekonomi digital

Maka, pemerintah merespon dengan memberikan subsidi internet untuk para siswa maupun mahasiswa. Hampir 61 juta siswa dan santri mendapatkan subsidi internet agar mereka tetap bisa mengikuti kegiatan belajar secara daring.

Hal itu semakin memudahkan mobilitas manusia dalam berkegiatan sehari – hari termasuk dalam dunia bisnis khususnya dalam bidang ekonomi kreatif, sehingga fenomena ini semakin mengukuhkan dunia menuju arah ekonomi digital. Misalnya secara sederhana kita mengenal email, penggunaan website, aplikasi, pengelolaan produk secara online, serta transaksi online. Grab kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk terus mengembangkan ekonomi digital di Kabupaten Banyuwangi dengan membantu pemerintah mengembangkan berbagai sektor agar roda perekonomian Banyuwangi terus bergerak. Gross Merchandise Value jadi matriks yang digunakan untuk mengukur unit ekonomi dalam laporan ini; yakni mengisyaratkan pada nilai transaksi/penjualan yang terjadi dalam kurun waktu tertentu oleh pengguna.

Menkeu Sri Mulyani menyatakan Indonesia belum memiliki data yang memadai sehingga ekonomi digital dan teknologi digital harus terus dikembangkan. Berbicara mengenai ekonomi digital biasanya dikaitkan mengenai seluruh jenis layanan ekonomi digital, besaran potensi ekonomi digital diprediksi mencapai 9, 5% dari PDB pada tahun 2025. Pemerintah mengidentifikasi bahwa perkembangan ekonomi digital di Indonesia akan terus menunjukkan tren yang positif seiring dengan pengguna internet yang jumlahnya meningkat signifikan.

Maka dari itu, penting bagi Indonesia untuk mengasah kemampuan SDM-nya di bidang teknologi, seperti AI, Big Data Analyst, dan Virtual Reality. Hal itu dilakukan agar Indonesia dapat mewujudkan proyeksi ekonomi digital pada tahun 2030 mendatang. Saat ini kita telah memasuki dunia digital, segala hal memungkinkan dapat dikendalikan dari segala tempat melalui jaringan internet dengan perangkat gadget / smartphone.